Showing posts with label Religi. Show all posts
Showing posts with label Religi. Show all posts

Thursday, August 19, 2010

Tujuh hal yang mengindikasikan orang yang takut kepada Allah swt.

Orang mukmin yang sejati ialah orang yang takut kepada Allah swt. dengan seluruh organ dan anggota tubuhnya. Sebagaimana yang dikatakan oleh Abu Laits, bahwa takut kepada Allah dapat dilihat indikasinya dalam tujuh hal berikut ini:
1. Lidahnya:
Orang yang takut kepada Allah swt., selalu berusaha mencegah lidahnya dari berbohong, menggunjing, mengadu domba, membuat dan mengobral perkataan yang tidak berguna. Ia akan menjadikan lidahnya sibuk untuk selalu dzikir kepada Allah swt., membaca Al-Qur'an, berdiskusi dan mengkaji ilmu.
2. Hatinya:
Orang yang takut kepada Allah swt., akan selalu mengeluarkan rasa permusuhan, kebohongan, dan kedengkian dari dalam hatinya karena kedengkian itu dapat merusak kebaikan.
3. Penglihatannya:
Orang yang takut kepada Allah swt., tidak akan melihat pada yang haram, baik mengenai makanan, minuman, pakaian dan lain sebagainya. Dia tidak memandang dunia dengan nafsu ambisi dan keinginannya, tetapi dia memandangnya untuk mengambil pelajaran dan ibrah. Dia tidak memandang pada sesuatu yang tidak halal dilihat olehnya.
4. Perutnya:
Orang yang takut kepada Allah swt., tidak akan memasukkan makanan yang haram ke dalam perutnya, karena yang demikian itu adalah dosa yang besar.
5. Tangannya:
Orang yang takut kepada Allah swt., tidak mau menerima sesuatu yang haram, tetapi selalu berusaha untuk menggapai dan meraih yang mengandung unsur ketaatan dan dapat mendekatkan diri kepada Allah swt.
6. Kedua Kakinya:
Orang yang takut kepada Allah swt., tidak akan melangkahkan kakinya untuk berjalan dalam kemaksiatan kepada Allah swt. Tetapi kakinya digunakan berjalan dalam ketaatan kepada Allah swt., untuk mencari keridhaan-Nya, untuk berjalan ke arah kebaikan, bergaul bersama ulama dan orang-orang yang shaleh.

7. Ketaatannya:

Orang yang takut kepada Allah swt., selalu mengorientasikan segala aktivitas ketaatan dan keshalehannya hanya untuk mencari keridhaan Allah swt., menjauhi sifat riya' dan kemunafikan.

Sumber :
http://jafarsoddik.com/nasehat/05/Tujuh-hal-yang-mengindikasikan-orang-yang-takut-kepada-Allah-swt

Nasehat Imam Syafi'i kepada saudaranya seagama

Junaid berkata, sesungguhnya Imam Syafi'i orang yang benar-benar menempuh jalan akhirat, dia selalu berkata benar di dunia. Suatu ketika ia menasehati saudaranya seagama:
"Wahai saudaraku, dunia adalah sesuatu yang licin dan menggelincirkan, dan merupakan negeri yang sangat hina, keramaiannya menuju kegersangan, penghuninya menuju ke kuburan, apa yang dikandungnya berpotensi untuk mencerai beraikan, kekayaannya mengantarkan kepada kefakiran, banyak membelanjakannya akan membawa kesulitan dan kesulitan di dalamnya sesungguhnya adalah sesuatu yang mudah. Karenanya, waspadalah dan berlindunglah kepada Allah, puaslah dengan rizki yang dianugerahkan oleh Allah. Janganlah Anda berhutang dalam negeri Anda yang fana' lalu Anda bawa ke negeri keabadian (Akhirat) Anda, sehingga membuat Anda sengsara. Sesungguhnya kehidupan Anda di dunia ini laksana fatamorgana yang segera lenyap dan bagaikan tembok doyong yang mau runtuh. Oleh sebab itu, perbanyaklah beramal dan perpendeklah angan-angan Anda."

Sumber : 

Empat golongan manusia menurut Syekh Abdul Qadir Jailani

Menurut Syekh Abdul Qadir Jailani, bahwa manusia itu dapat dikelompokkan menjadi empat golongan, yaitu :
1. Manusia yang tidak mempunyai lisan dan hati, senang berbuat maksiat, menipu serta dungu. Berhati-hatilah terhadap mereka dan jangan berkumpul dengannya, karena mereka adalah orang-orang yang mendapat siksa.
2. Manusia yang mempunyai lisan, tapi tidak mempunyai hati. Ia suka membicarakan tentang hikmah atau ilmu, tapi tidak mau mengamalkannya. Ia mengajak manusia ke jalan Allah Swt. tapi ia sendiri justru lari dari-Nya. Jauhi mereka, agar kalian tidak terpengaruh dengan manisnya ucapannya, sehingga kalian terhindar dari panasnya kemaksiatan yang telah dilakukannya dan tidak akan terbunuh oleh kebusukan hatinya.
3. Manusia yang mempunyai hati, tapi tidak mempunyai ucapan (tidak pandai berkata-kata). Mereka adalah orang-orang yang beriman yang sengaja ditutupi oleh Allah Swt. dari makhluk-Nya, diperlihatkan kekurangannya, disinari hatinya, diberitahukan kepadanya akan bahaya berkumpul dengan sesama manusia dan kehinaan ucapan mereka. Mereka adalah golongan waliyullah (kekasih Allah) yang dipelihara dalam tirai Ilahi-Nya dan memiliki segala kebaikan. Maka berkumpullah dengan dia dan layanilah kebutuhannya, niscaya kamu juga akan dicintai oleh Allah Swt.
4. Manusia yang belajar, mengajar dan mengamalkan ilmunya. Mereka mengetahui Allah dan ayat-ayat-Nya. Allah Swt. memberikan ilmu-ilmu asing kepadanya dan melapangkan dadanya agar mudah dalam menerima ilmu. Maka takutlah untuk berbuat salah kepadanya, menjauhi serta meninggalkan segala nasihatnya.
Semoga kita semua tidak termasuk kepada golongan yang pertama dan yang kedua dan semoga pula kita dilindungi dari golongan seperti itu.

Sumber  :
http://jafarsoddik.com/nasehat/03/Empat-golongan-manusia-menurut-Syekh-Abdul-Qadir-Jailani

Thursday, March 4, 2010

Tidak Mengenal Yang Maha Mulia

Tangerang, 04 Maret 2010

Di ruang sidang yang mulia... Shalat diulur-ulur...

Alhamdulillah, kita belajar dari para wakil kita di TV. Bagaimana mereka rapat paripurna. Menyebut-nyebut nama Allah, namun tidak tahu bahwa Allah sudah DATANG. Para mu-adzdzin, menyeru shalat, tapi mungkin suaranya tidak terdengar sampe ke ruang sidang yang mulia. Sayang bila tempat mulia dan bertujuan mulia, tidak mengenali Yang Maha Mulia, dan tidak memberi tempat buat Yang Maha Mulia. Semua mau bersuara dan diberi kesempatan bersuara. Bahkan marah ketika tidak diberi kesempatan. Tapi Allah Yang Maha Membungkam semua suara dengan kematian, tidak didengar seruan-Nya, panggilan-Nya. Semoga Allah memaafkan kita yang barangkali juga termasuk yang berkategori tidak mengenal Allah datang, senang membuat Allah menunggu kita lantaran tidak segera bergegas shalat, dan bahkan mungkin lalai shalatnya. Dan semoga kita bisa memperbaiki terus dan terus urusan fundamental buat hidup kita di dunia dan akhirat; yakni perkara shalat.

Waba\'du, mesti adalah di antara mereka yang rapat itu, orang-orang yang tetap istiqamah shalat di awal waktu. Mudah-mudahan dengan adanya 1-2 yang melayani Allah, menyambut Allah, ketika datang-Nya di waktu shalat, akan sanggup membuat Allah menunda azab-Nya untuk bangsa ini. Doa dari semua buat semua anggota dewan dan seluruh pimpinan negeri ini.

Salam, Yusuf Mansur.

Friday, February 12, 2010

AL- Qur'an Di Yahoo Messenger

Saat ini, chating di Yahoo Messenger (YM) tidak hanya sekedar digunakan untuk mengobrol dengan teman- teman. Akan tetapi, kini Al- Quran pun telah hadir lewat aplikasi Yahoo Messenger. Caranya sangatlah mudah, kunjungi website http://quran.noble.googlepages.com/. Dan anda bisa melihat id BOT yang siap melakukan translate Qur'an. Berikut list idnya :

  • Yahoo!: Quran.Noor
  • Yahoo!: Quran.Mubeen
  • MSN : Quran.Noble@hotmail.com
  • MSN : Quran.Noble@gmail.com
  • GTalk-Jabber: Quran.Noble@gmail.com
  • AOL: QuranNoble
  • ICQ : 44421074 or 11431053

Contohnya, saya menggunakan aplikasi Yahoo Messenger. Klik Contactsadd a contact atau pada keyboard tekan ctrl+shift+a. dan langsung masukkan ID : Quran.Noor

Setelah itu, Anda langsung bisa melakukan translate :
Contohnya, saya ingin melihat terjemahan dalam bahasa Indonesia, untuk surat Al- Fatihah Ayat 1 s.d. 3 dengan cara mengetik :

Quran Al-Fatihah:1-3 Indo
atau
1:1-3 Indo

Selamat mencoba ;-)

Thursday, January 21, 2010

Jadilah Pemaaf

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ
audio[7:199] Jadilah engkau pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.

Sunday, January 17, 2010

Waktu shubuh dan dingin yang menusuk tulang

Ada sedikit pengalaman yang begitu menarik di waktu shubuh hari ini. Seperti biasa, diwaktu shubuh hari ini kota depok, kelapa dua kembali diguyur hujan. Pukul 04:00 saya berjalan ke musholla al-abror dekat kosan untuk melaksanan sholat shubuh berjamaah. Dalam hati berkata, "Apakah shubuh ini akan ada orang yang sholat di musholla  ?", ah.. sudah biarlah yang penting saya sudah berniat untuk berjamaah, toh di musholla tersebut juga ada merbot "penjaga" musholla, setidaknya minimal saya bisa berjamaah dengan beliau.

Ya, benar saja. Sesampainya di musholla, yang tampak hanyalah seorang yang tidak lain ialah si merbot. Langsung ambil wudhu dan disambung dengan melaksanakan sholat sunnah fajr 2 rokaat. Alhamdulllah shubuh ini saya kembali mendapatkan nilai yang lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Menunggu kurang lebih 10 menit, tidak terlihat lg manusia yang datang ke musholla. Akhirya, saya pun memutuskan untuk segera mungkin melaksanakan sholat shubuh. Si merbot ada diluar musholla dan dari tadi berkata terus, memerintahkan saya untuk mematikan lampu musholla dan menutup pintunya karena tidak ada orang yang datang. Dalam hati berkata, loh.... khan kita belum menunuaikan kewajiban sholat shubuh ?! masa mau ditutup aja mushollanya. Akhirnya saya berkata, iya pak nanti lampunya saya matikan dan musholla nanti akan saya tutup. Beliau menjawab, ya sudah sana. Dan saya berkata lagi, bapak sholat bareng tidak dengan saya ?!, Jawaban beliau sangat diluar dugaan saya, dia berkata : Ga ah.. udah sana.

Masya Alloh, jawaban yang sungguh diluar dugaan saya. Ya sudahlah, saya langsung melaksanakan sholat shubuh sendirian. Alhamdulillah akhirnya ada jg seorang manusia yang menjadi makmum, walaupun datang "di babak kedua" (baca : mksdnya menjadi makmum saat rokaat kedua).

Sesampainya dikosan, saya pun langsung mengadukan masalah ini kepada ibu kos. Kata ibu kos, ternyata memang penjaga musholla tsb, agak sedikit "kurang". Ouh... ya sudahlah berarti wajar kalau begitu. Sebenarnya, selama ini saya juga sudah curiga dengan si penjaga tsb di waktu shubuh- shubuh sebelumnya. Contohnya, pernah suatu waktu shubuh. Jamaah sudah terkumpul sekitar 2 shaf "emang pernah ya, sholat shubuh lbh dari 3 shaf. he..he..", tapi kenapa si merbot tsb berdisi di posisi shaf ketiga ?!, padahal shaf kedua masih renggang sekali, mungkin bisa muat 2/3 makmum lagi.

Ya sudahlah cukup sekian cerita "sangat" pendek yang saya sampaikan. Mudah- mudahan bisa bermanfaat dan memacu kita untuk kembali lagi belajar mengamalkan sholat berjamaah. Jika bukan karena rukuknya dan sujudnya para orang- orang tua yang sudah renta, mungkin Alloh sudah memberikan kita bencana yang dahsyat. Dimanakah kalian para pemuda ? yang "konon katanya" memiliki semangat luar biasa, dimana semangatmu ? atau engkau larikan kemana semangatmu itu ?!

Jika ada kebenaran pada tulisan ini, maka hal itu datangnya ialah dari Alloh dan jika ada kesalahan maka itu datanganya dari saya, seorang manusia yang tidak mempunyai ilmu melainkan hanya sedikit.

Wallohu'alam




Saturday, September 19, 2009

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 Hijriah - Mohon Maaf Lahir dan Bathin




Setelah selama satu bulan kita berperang melawan hawa nafsu, kini tibalah saatnya kemenangan. Saya selaku owner dari web blog http://google1945.blogspot.com mengucapkan kepada seluruh Umat Muslim di seluruh dunia. Selamat Hari Raya 'Idul Fitri 1430 Hijriah. Mohon Maaf lahir dan Bathin.

(Afgan & keluarga) :-)

Wednesday, September 9, 2009

Sholat Subuh di Masjid

Seorang pria bangun pagi2 buta utk sholat subuh di Masj id . Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid. Ditengah jalan menuju masj id , pria tsb jatuh dan pakaiannya kotor. Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali kerumah. Di rumah, dia berganti baju, berwudhu, dan, LAGI, berjalan menuju masj id .


Dlm perjalanan kembali ke masj id , dia jatuh lagi di tempat yg sama!

Dia, sekali lagi, bangkit, membersihkan dirinya dan kembali kerumah.

Dirumah, dia, sekali lagi, berganti baju,

berwudhu dan berjalan menuju masjid .

Di tengah jalan menuju masjid , dia bertemu seorang pria yg memegang lampu.

Dia menanyakan identitas pria tsb, dan pria itu menjawab "Saya melihat anda jatuh 2 kali

di perjalanan menuju masj id, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda."

Pria pertama mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan ke masjid . Saat sampai di masj id , pria pertama bertanya kepada pria yang membawa lampu untuk masuk dan sholat subuh bersamanya.

Pria kedua menolak.

Pria pertama mengajak lagi hingga berkali2 dan, lagi, jawabannya sama.

Pria pertama bertanya, kenapa menolak untuk masuk dan sholat.

Pria kedua menjawab

"Aku adalah Setan (devil/ evil)"


Pria itu terkejut dgn jawaban pria kedua. Setan kemudian menjelaskan,

"Saya melihat kamu berjalan ke masjid dan sayalah yg membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah, membersihkan badan dan kembali ke masjid Allah memaafkan semua dosa2mu.

Saya membuatmu jatuh kedua kalinya dan bahkan itupun tidak membuatmu merubah pikiran untuk tinggal dirumah saja, kamu tetap memutuskan kembali masjid. Karena hal itu, Allah memaafkan dosa2 seluruh anggota keluargamu.

Saya KHAWATIR jika saya membuat mu jatuh utk ketiga kalinya,

jangan2 Allah akan memaafkan dosa2 seluruh penduduk desamu,

jadi saya harus memastikan bahwa anda sampai dimasjid dgn selamat.."


Jadi, jangan pernah biarkan Setan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya. Jangan melepaskan sebuah niat baik yg hendak kamu lakukan karena kamu tidak pernah tahu ganjaran yg akan kamu dapatkan dari segala kesulitan yg kamu temui dalam usahamu utk melaksanakan niat baik tersebut .

Monday, July 6, 2009

Do'a abu nawas dalam memohon jodoh

Disuatu malam abu nawas berdo'a :

Ya Allah.....
jika benar dia adalah jodohku...
maka dekatkan lah aku kepadanya...
permudah segalanya....
sehingga sempurna...

Namun ya Allah
jika di bukan jodohku...
mohon Pertimbangkanlah...
sekali lagi saja...


Setelah do'a tersebut yang dibacanya tiap malam,
tak kunjung jua datang sang jodoh.... maka dia pun
merubah do'anya...

Ya Allah....
tak apa aku tak kau beri jodoh
aku ikhlas saja... tapi...
tidak kah kau kasihan pada ibu ku
yang sudah tua dan renta...
dia membutuhkan seorang menantu yang cantiq...
agar ibuku dapat selalu melihat yang indah
menantu yang baik... agar bisa merawat dia
menantu yang kaya... agar dapat mensejahterakan
dia...
tolonglah ya Allah... berikan kesempurnaan hidup
pada akhir masa hidup ibuku....
AMIIN.


(dikutip dari : Jodoh di tangan Tuhan)

Al-i'tiraf (Doa abu Nawas)

Ilahi lastu lilfirdausi ahla, walaa aqwa 'ala naaril jahiimi
Fahabli taubatan waghfir dzunubi, fainaka ghafirudz- dzanbil 'adzimi....

Duh Gusti... tidak layak aku masuk ke dalam sorga-Mu
tetapi hamba tiada kuat menerima siksa neraka-Mu
Maka kami mohon taubat dan mohon ampun atas dosaku
sesungguhnya Engkau Maha Pengampun atas dosa-dosa....

Dzunubi mitslu a'daadir- rimali, fahabli taubatan ya Dzal Jalaali,
Wa 'umri naqishu fi kulli yaumi, wa dzanbi zaaidun kaifa -htimali

Dosa-dosaku seperti butiran pasir di pantai,
maka anegerahilah hamba taubat, wahai Yang Memiliki Keagungan
Dan umur hamba berkurang setiap hari,
sementara dosa-dosa hamba selalu bertambah, apalah dayaku

Ilahi 'abdukal 'aashi ataak, muqirran bi dzunubi wa qad di'aaka
fain taghfir fa anta lidzaka ahlun, wain tadrud faman narju siwaaka

Duh Gusti... hamba-Mu penuh maksyiat, datang kepada-Mu bersimpuh memohon ampunan,
Jika Engkau ampuni memang Engkau adalah Pemilik Ampunan,
Tetapi jika Engkau tolak maka kepada siapa lagi aku berharap?